Kenapa Kita Harus Stop Bilang "Jangan Nangis"?

Kenapa Kita Harus Stop Bilang "Jangan Nangis"?

Cilubaa Jurnal

Kenapa Kita Harus Stop Bilang "Jangan Nangis"?

Saat kita mendiamkan anak secara paksa, mereka bukan jadi tenang, tapi justru belajar kalau emosi mereka itu salah dan harus disembunyikan. Imbas jangka panjangnya? They will struggle to handle big emotions later in life.

Nah, ganti kalimat lama dengan 3 formula validasi emosi ini ya, Bunda:

  • Formula 1: Sebutkan Nama Emosinya

    "Bunda tahu kamu lagi kesel/kecewa banget karena mainannya rusak. Gak apa-apa kok kalau mau nangis dulu."

    • Goal: Anak belajar mengenali dan menerima emosi yang sedang mereka rasakan (emotional literacy).

  • Formula 2: Tawarkan Kehadiran (Presence) & Rasa Aman

    "Bunda ada di sini ya. Kalau kamu udah siap dan butuh dipeluk, bilang Bunda."

    • Goal: Menurunkan hormon stres anak karena mereka tahu mereka tidak sendirian saat merasa kewalahan.

  • Formula 3: Alihkan ke Solution-Focused (Setelah Anak Tenang)

    "Sedihnya udah enakan? Yuk, sekarang kita cari cara bareng-bareng biar mainannya bisa bener lagi."

    • Goal: Melatih problem-solving skill anak tanpa membuat mereka merasa disalahkan.

Takeaway untuk kita: Tugas kita bukan menghentikan tangisan anak secepat mungkin, tapi mendampingi mereka sampai badai emosinya mereda. You've got this, Bunda! ?

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp

Sidoarjo Cilubaa Baby & Kids Sidoarjo
+6285607856443
Manukan Cilubaa Baby & Kids Manukan
+6289528094843
Rungkut Cilubaa Baby & Kids Rungkut
+6289510502096
Tenggilis Cilubaa Baby & Beauty
+6285891005009
Hello! What can I do for you?
×
How can I help you?