Pernah nggak, Bun, niat hati mau menerapkan gentle parenting dengan cara menjelaskan alasan panjang lebar ke si kecil pas dia nggak mau mandi atau kebanyakan main HP? Tapi bukannya nurut, si kecil malah makin ngelawan, ngeles, atau malah tantrumnya makin jadi-jadi?
Lihat Selengkapnya
Pernah nggak, Bun, rasanya emosi sudah menumpuk sampai di ubun-ubun? Dada terasa sesak, rahang mengatup rapat, dan tangan rasanya ingin meremas sesuatu? Di momen seperti ini, rasanya satu tumpahan susu atau satu rengekan kecil si kecil saja sudah cukup bikin suara kita meledak jadi teriakan.
Lihat Selengkapnya
Pernah nggak, Bun, lagi duduk selonjoran tapi pikiran tetap jalan ke mana-mana? "Itu si kecil mainannya aman gak ya?", "Awas nanti kepalanya kejedot meja!", "Tadi pas makan dia sempet batuk, tersedak gak ya?" bahkan pas si kecil sudah tidur nyenyak pun, Bunda masih bolak-balik cek napasnya.
Lihat Selengkapnya
Pernah nggak, Bun, seharian bisa sabar banget menghadapi si kecil yang numpahin susu atau rewel pas main? Tapi anehnya, begitu masuk jam tidur malam, ada hal sepele seperti anak nggak mau sikat gigi atau kasur dimainin aja mendadak bikin Bunda pengen ngamuk dan "ngegas"?
Lihat Selengkapnya
Pernah nggak, Bun, di akhir hari pas liat si kecil udah tidur lelap, mendadak ada rasa nyesek dan bersalah di dada? "Duh, seharian tadi aku sibuk banget ngurus kerjaan/rumah sampai gak sempat main bareng anak..." atau "Tadi pas dia ngajak ngobrol, aku malah fokus pegang HP."
Lihat Selengkapnya
pernah nggak, Bun, lagi selonjoran sebentar atau baru mau merem, mendadak terdengar teriakan: "Bundaaa, kaus kaki adik di mana?", "Bunda, minta minum!", padahal di sebelah si kecil ada Ayah/Orang lain yang lagi duduk santai pegang HP?
Lihat Selengkapnya
Siapa bilang bepergian bareng bayi pasti bikin kepala berputar? Salah satu kunci utama biar perjalanan tenang dan Bunda tetap bisa menikmati suasana adalah mainkan timing. Bayi yang jalan-jalan dalam kondisi lapar atau mengantuk berat (overtired) hampir dipastikan bakal tantrum atau rewel sepanjang jalan.
Lihat Selengkapnya
Jalan-jalan bareng bayi itu ekspektasinya: foto-foto estetik, makan dan nongki santai. Realitanya: tas berasa seberat beban hidup, ketiak basah, dan panik pas bayi mendadak pup di tempat umum. Biar momen hangout atau liburan gak berubah jadi drama, ini dia checklist barang wajib bawa yang sudah disaring—cuma yang benar-benar kepake, Bun!
Lihat Selengkapnya
Pernah nggak sih merasa bingung saat si kecil lagi tantrum atau berebut mainan sama temannya? Kalau langsung dinasihati, kadang anak malah makin cemberut atau membangkang. Nah, MinCi punya cara ampuh nih buat mengajarkan emosi dan emosi tanpa bikin anak merasa "diceramahi"—yaitu lewat Main Peran (Role-Play)!
Lihat Selengkapnya
Minci mau membongkar fakta sains yang super seru dan bikin kita mikir dua kali sebelum buru-buru memakaikan sepatu ke kaki si kecil. Ternyata, membiarkan bayi jalan atau merangkak tanpa alas kaki (barefoot exploration) di atas tekstur alami seperti rumput, pasir, atau batu halus adalah salah satu stimulator otak paling murah dan canggih di dunia!
Lihat Selengkapnya
Mitos kalau bacain buku ke bayi itu "sia-sia" harus banget kita patahkan hari ini. Secara sains dan neurosains perkembangan anak, membacakan buku dengan nyaring (Read-Aloud) sejak usia 0 bulan atau newborn itu bukan bertujuan agar bayi langsung bisa mengeja huruf.
Lihat Selengkapnya
Rasa bersalah berlebihan ini punya nama: Parental Guilt. Kelihatannya seperti wujud kasih sayang karena kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Tapi hati-hati, jika dibiarkan menumpuk, rasa bersalah ini justru menjadi jebakan (guilt-trap) yang menguras mental, memicu stres kronis, dan malah bikin pola pengasuhan kita jadi inkonsisten.
Lihat SelengkapnyaClick one of our representatives below to chat on WhatsApp



